Pada suatu hari seorang wartawan muda mendapat kesempatan untuk mewawancarai TUHAN ;
Warda = Wartawan Muda
Tuhan = TUHAN
Warda : Sekiranya TUHAN ada waktu sedikit, saya ingin wawancara
TUHAN : Oh … waktu-Ku adalah KEKAL, No Problem! be please
Warda : Terima kasih; Apa yang paling mengherankan bagi TUHAN tentang kami umat manusia ?
Tuhan : Dari prespektif surga kalian adalah mahluk aneh. Kalian suka mencemaskan masa depan sampai lupa masa kini; sedemikian rupa sehingga kalian tidak hidup sekarang tapi tapi tidak pula di masa depan. Kalian hidup seolah olah tidak akan mati dan dan mati seolah olah tidak pernah hidup. Kalian cepat bosan dan dan terburu buru. Kalian rela kehilangan kesehatan untuk mengejar uang tetapi kemudian membuangnya untuk mengembalikan kesehatan kalian. Hal hal itulah yang sebenarnya membuat kalian susah dan banyak masalah
Warda : Lantas apa nasihat TUHAN agar kami hidup benar dan bahagia ?
TUHAN : Ah … semua nasihat sudah pernah kuberikan. Inipu keanehan kalian juga; selalu melupakan nasihat-Ku. Tetapi karena koranmu dibaca semua orang sedangkan mimbar-Ku semakin jarang di hadiri orang. Baiklah akan ku ulangi beberapa yang terpenting :
Pertama : Kalian harus sadar bahwa mengejar rejeki adalah sebuah kesalahan. Yang seharusnya kalian lakukan adalah mengusahakan agar kalian layak di cucuri rejeki; jadi janganlah mengejar rejeki, tetapi biarlah ejeki yang mengejar kalian.
Kedua : Siapa yang kalian miliki lebih berharga dari pada apa yang kalian punyai; jadi perbanyaklah teman kurangi musuh ( ADD FS gw yah : abie_spidey@yahoo.com )
Ketiga : Membandingkan diri dengan orang lain adalah suatu kebodohan; sebaliknya syukurilah apa yang sudah kalian terima, kemudian kenalilah talenta dan potensi yang kalian miliki lalu kembangkanlah sebaik mungkin maka kalian akan menjadi manusia UNGGUL dan pada kondisi ini REZEKI dengan sendirinya selalu mengikuti kalian.
Keepat : Orang terkaya diantara kalian bukanlah dia yang mengumpulkan paling banyak, tetapi dia yang paling memerlukan sedikit sedemikan rupa sehingga masih sanggup memberi dan berbagi dengan sesamanya
Kelima : Orang terbesar diantara kalian adalah orang yang membesarkan orang lain bukan orang yang membesarkan dirinya dengan berbagai kehormatan dan gelar. Yang terakhir akan menimbulkan kecemburuan sedangkan yang pertama mendatangkan kasih saying
Keenam : Dua orang dapat melihat dan mengalami hal yang sama tetapi menghayati dengan cara yang berbeda; jadi belajarlah menghayati dan memahami pikiran orang lain. Bertanya, mendengar dan berdialog lebih baik dari pada beropini, berteori dan saling membantah
Ketujuh : Bila berbuat salah tidak cukup hanya memperoleh pengampunan dari-Ku dan dari orang lain, tetapi belajar untuk mengampuni diri sendiri (serta belajar untuk memaafkan dan melupakan perbuatan salah tersebut : Lebih susah memaafkan dari pada melupakan perbuatannya). Itu saja! Jika kalian mengamalkan tujuh nasihat ini niscaya kalian akan baik baik saja ! ingatlah dalam semua masalah dan kesusahan kalian AKU selalu ada dan siap membantu, semoga kalian sukses selalu.
Warda :Terima kasih TUHAN, Amin.